Meneruskan estafet keberhasilan Toyota Alphard yang sepanjang ini hadir di pasar sebagai market leader dari Luxury Van di tanah air, Toyota hasilnya meluncurkan duo Toyota Alphard dan Vellfire terkini di Indonesia tidak lama sehabis diluncurkan di Jepang. Tetapi uniknya, kali ini Toyota termasuk memboyong Vellfire sebagai varian yang membawa eksterior sedikit tidak serupa dibandingi bersama dengan Alphard.
Varian yang bakal kita jalankan first impression ulasan terdiri dari sebuah Toyota Alphard V6 2.5 Excecutive Lounge yang dibanderol bersama dengan harga 1,53 Milyar Rupiah dan Toyota Vellfire yang berimbang bersama dengan Toyota Alphard G 2.5 bersama dengan perlengkapan yang sama, hanya saja untuk Toyota Alphard G, kita bakal memperoleh interior beige, meski Vellfire pakai warna hitam layaknya Alphard Excecutive Lounge.
Pastinya bakal jadi kontroversi bagi siapa saja yang mengamati wujud Toyota Alphard terkini, lebih dari satu bakal menyenangi bersama dengan penampilan depannya yang lebih futuristic dan berkesan ala robot Transformer, di satu segi pasti lebih dari satu orang bakal menyebutkan bahwa tipe Alphard terkini ini jelek, sayangnya menurut selera kami, kita tidak menyenangi penampilan Alphard terkini. Untungnya Toyota menambahkan warna hitam pada unit display ini, supaya tetap lumayan tereduksi tarikan garis bumper yang aneh bin ajaib itu.
Tetapi tenang saja, untuk kamu yang tidak menyenangi bersama dengan penampilan Toyota Alphard terkini, Toyota termasuk menghadirkan Toyota Vellfire terkini yang membawa wajah lebih bagus, kecuali menurut kita tipe yang ini pasti lebih mampu diterima di semua kalangan. Kami lebih menyenangi tipe grille yang lebih simple, lampu yang dua tingkat bersama dengan desain meruncing dan tipe bumper yang lebih gampang dicerna.
Kecuali wajah depannya yang berbeda, dari samping memang mobil ini hampir tidak ada bedanya. Velgnya tetap mirip besar bersama dengan ukuran R18 yang membawa two tone color supaya nampak kekinian. Seperti halnya Toyota Alphard edisi sebelumnya, tentunya mobil ini ditambah bersama dengan ban ber profil lumayan tidak tebal bermerek Toyo gara-gara yaitu mobil yang diimpor dari Jepang.
Seperti halnya bagian depannya, Toyota Alphard dan Vellfire terkini membawa banyak sekali dialek chrome, terasa dari handle pintu, dan lis kaca chrome yang terlalu tebal sekali menambahkan kesan bahwa dialek chrome ini meminta sekali terlihat. Salah satu perihal yang menarik, tak sekedar Toyota mempertahankan garis pilar B dari generasi Alphard terkini, saat ini Alphard mengusung desain floating roof terasa dari pilar C sampai ke belakang di Alphard terkini ini.
Memandang desain belakang Toyota Alphard, lagi-lagi desain ini bukan selera kita meski lampunya nampak lebih modern bersama dengan dialek LED bergaris. Wujudnya agak aneh gara-gara di bagian sampingnya naik keatas layaknya sayap burung yang hendak terbang. Diatas dudukan plat nomer termasuk kita bakal mendapatkan dialek chrome yang terlalu besar disini, bisa saja menurut Toyota belum mewah kecuali belum pakai chrome. Untuk Toyota Vellfire, mobil ini tetap mengikuti jejak pendahulunya yang pakai lampu belakang tipe clear lens jernih yang bakal menyala merah kecuali lampu dinyalakan dan rem diinjak. Begitupula bersama dengan lampu sein yang bakal menyala oranye meski kaca nampak jernih. Hal yang kita menyenangi pada mobil ini, Toyota tetap menyembunyikan wiper belakang dibalik wing spoiler atas supaya nampak modern.
Toyota Alphard dan Vellfire teranyar memang beralih jadi lebih baik dari segi interior, apalagi ini adalah lompatan kemewahan interior yang lumayan vital kecuali kita berkata teknologi, desain dan kualitas pengerjaan yang jauh lebih baik dibandingkan bersama dengan Alphard sebelumnya. Hanya saja kita tidak senang wujud eksterior dari Toyota Alphard teranyar ini yang sepertinya kehilangan makna dari apa itu sebuah kemewahan, untungnya untuk kamu yang tidak senang bersama dengan Alphard terbaru, kamu mampu membeli Toyota Vellfire yang punyai wajah lebih acceptable untuk semua kalangan, interiornya termasuk lebih mewah menurut selera aku gara-gara pakai warna hitam.